BPSDM Kemendagri RI menyelenggarakan Diklat Managemen Strategi Pengembangan Inovasi Daerah Berbasis Sektor Unggulan Wilayah Tahun 2021

Inovasi merupakan suatu keharusan, zaman terus berubah maka manusia diharuskan adaptif, kreatif dan inovatif. Guna mengingkatkan Pelayanan Publik yang Inovatif maka BPSDM Kemendagri RI  bekerjasama dengan Konrad Adenauer Stiftung (KAS) Jerman perwakilan Indonesia dan Timor Leste menyelenggarakan Diklat Managemen Strategi Pengembangan Inovasi Daerah Berbasis Sektor Unggulan Wilayah Tahun 2021.

 Dalam sambutannya Kepala BPSDM Kemendagri Teguh Setyabudi mengatakan, guna meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat dilingkungan Pemerintah Daerah, perlu adanya terobosan baru atau inovasi. “Inovasi diperlukan dalam rangka meningkatkan daya saing daerah. Inovasi yang dimaksud adalah semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan” ungkap beliau.

 

Diklat dilaksanakan di Harris Hotel Tebet Jl. Dr. Saharjo, Manggarai Kota Jakarta Selatan dengan jumlah peserta sebanyak 29 orang yang sebagian besar berasal dari Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia. Diklat dilaksanakan selama 4 (empat) hari yaitu pada tanggal 20 s/d 24 September 2021 dengan durasi selama 26,5 Jam Pelajaran (JP). Adapun mata diklat yang diajarkan meliputi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah, Kebijakan Inovasi Daerah, Best Practice Penerapan Inovasi, Optimalisasi Kinerja Sumber Daya Manusia Aparatur, Inovasi Berbasis Penelitian dan Pengembangan, Strategi dan Teknik Penerapan Inovasi, Indeks Inovasi Daerah dan Puja Indah, Mekanisme dan Tata Kelola Inovasi Daerah, Inisiatif dan Rancangan Proposal Inovasi Daerah dan Penyusunan Rancangan Proposal Inovasi Daerah.

 

Proses belajar mengajar selama diklat berlangsung sangat interaktif, dimana para peserta diklat mengikuti pelajaran dengan sangat antusias, mengajukan sejumlah pertanyaan terkait materi dan berbagi informasi tentang kondisi daerah masing masing. Pengajar berasal dari Pegawai BPP Kemendagri RI dan BRIN yang ahli dibidangnya. Melalui diklat ini diharapkan peserta diklat bisa menjadi fasilitator untuk menumbuhkembangkan inovasi di daerah masing masing